DAMPAK PENGGUNAAN HP BAGI PELAJAR
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pada saat ini, banyak anak muda yang menggunakan barang elektronik yang sudah canggih. Salah satunya adalah HandPhone(HP), yang sering kita gunakan untuk alat berkomunikasi. HandPhone yang kita gunakan umumnya digunakan untuk berkomunikasi, tapi tidakkah anda tau bahwa anak muda sering menyalah gunakannya,yaitu untuk melihat hal-hal yang semestinya tidak patut mereka lihat apalagi sebagai pelajar. Bayangkan jika para pelajar melihat hal-hal seperti itu. Sekalipun belum ada pembuktian secara akademis, bahwa maraknya peristiwa penyimpangan seksual dan pernikahan dini saat ini adalah didorong oleh penyalah gunaan tekologi seperti situs porno di HP. Rancangan Undang-Undang agar pelajar tidak diperbolehkan membawa handphone diperbincangkan di mana-mana. Perilaku pelajar dewasa ini semakin menjadi-jadi. Tak sedikit pelajar yang ketahuan menyimpan video dan foto yang tidak senonoh di handphone. Belum lagi, handphone juga digunakan untuk tukar-tukanran jawaban ujian. Sebagaimana perkembangan zaman yang modern , saya melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh HP saat ini bagi pelajar di Indonesia.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Masalah yang dapat dirumuskan dalam penelitian ini adalah dampak penggunaan HP yang sudah berlebihan bagi pelajar dapat mengurangi prestasi belajar.
1.3 TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari penelitian ini:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh HP saat ini bagi pelajar di Indonesia.
1.4 MANFAAT
Ada 2 manfaat yang dapat kita peroleh:
1)Manfaat umum meliputi:
Dampak Positif
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Dampak Negatif :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
2. Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.
3. Rawan terhadap tindak kejahatan.
Ingat, pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.
4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
5. Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan yang saja.
2)Manfaat khusus meliputi:
1. Mempermudah komunikasi
2. Mengetahui perkembangan teknologi
BAB II
2.1 KAJIAN PUSTAKA
Maria Ulfa menilai negative pelajar yang melakukan penyimpangan tersebut. Ia mengakui, penyimpangan tersebut memang sering terjadi, namun tergantung invidu masing-masing menyikapinya. Fauqal setuju. Menurutnya, penyimpangan ini tergantung orangnya, mau digunakan untuk hal yang positif atau negative. “TIdak semua pelajar yang menyimpan foto atau video porno di handphone-nya.” Rahmadanil Akbar, Dirga Pryono Putra, dan Arif Firmansyah memandang penyimpangan ini merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja. Melisa lain lagi. Pendapatnya, penyimpangan ini terjadi karena ketidakmampuan remaja dalam menghadapi perkembangan teknologi sebagai hal yang positif.
(Monica Florida Johan/ SMA N 14 Padang, Oktorilla Fiskasianita/ SMA N 2 Padang)
BAB III
3.1 METODE PENELITIAN
a) METODE PENELITIAN
Metode yang saya lakukan sebagai berikut:
1)Dengan pulsa Rp 5.000,00 dan menggunakannya pada waktu belajar.
2)Melihat dan membaca berita di TV ataupun koran.
1.2 Pelaksanaan Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Matahari Pondok Teratai Sooko Kabupaten Mojokerto pada 15 November 2008.
1.1 Penilaian
Penilaian ini dilaksanakan dengan menggunakan instrumen. Kriteria keberhasilan 25%. Diharapkan penilaian mendapatkan hasil maksimal, dan hasil analisis data ini di deskripsikan sebagai berikut:
90 – 100 = baik sekali
75 – 89 = baik
60 – 74 = cukup
45 – 59 = kurang
b) HASIL PENELITIAN
3.1Analisis Data
Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dirumuskan hasil analisis data skor kemampuan tidak sesuai dengan yang diharapkan, 2 anggota yang telah diteliti kurang memuaskan(15%), sedangkan 3 anggota yang lain mendapatkan hasil yang memuaskan(10%). Jadi, skor yang diperoleh adalah 45.
BAB IV
4.1 PENUTUP
a) Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa”Perkembagan teknologi sekarang yang cukup mdern dapat mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia. Maraknya HP sekarang juga sudah merusak akhlak pelajar di negeri kita rusak” .
b) Saran
Berdasarkan hasil penelitian diatas disarankan bahwa,"Menggunakan HP lebih baik tidak pada waktu belajar dan jauhilah anak yang suka melihat dan menggunakan HP dengan tidak seharusnya/semestinya."
KREASI REMAJA INDONESIA ADALAH SEBUAH MAHA KARYA YANG TERCIPTA OLEH PARA REMAJA INDONESIA .
Sabtu, 22 Mei 2010
TIPS OTOMOTIF
TIPS PERAWATAN DAN PERBAIKAN RAWAT INJEKSI BIAR TETAP AKSI Servis rutin mesin injeksi dapat difokuskan di seputar sistem pasokan bahan bakar dan udara. Salah satu pertimbangannya menilik kualitas bahan baker di tanah air yang tak menentu. Langkah ini sebaiknya dilakukan rutin setiap 5.000 km. Komponen utama terdiri dari filter bensin, filter udara, pompa bahan baker, throttle body (skep injeksi) dan nosel/injector. Lima bagian tadi yang menentukan kelangsungan hidup sebuah sistem injeksi. FILTER BENSIN Perawatan dimulai dari filter bensin. “Kita tak pernah tahu tangki dalam kondisi kotor atau bersih, apalagi untuk mobil tahun lawas,” ungkap Taqwa S. Swasono, mekanik bengkel Garden Speed. Maka itu bersihkan filter bensin dengan bantuan angina bertekanan tinggi. Umumnya komponen ini terletak di ruang masin dan terbuat dari logam. Jika sudah terlalu kotor, sebaiknya diganti batu. Jika dibiarkan berlanjut, kerusakan bisa merembet pada pompa bensin. Indikatornya, suara berisik dengan nada tak stabil. “Pompa injeksi sangat mahal, jadi harus telaten merawat,” urai Taqwa yang mendalami mesin injeksi. NOSEL INJEKTOR Nosel penyemprot bensin juga wajib dibersihkan. Maksudnya agar arah dan bentuk semprotannya ideal. Kualitas bensin yang rendah menyebabkan lubang nosel yang ukurannya sangat kecil tersumbat kerak/kotoran. Semprotan bensin jadi kacau dan debitnya berkurang. Akibatnya, putaran mesin pincang dan tarikan mberebet. Tak perlu bongkar nosel, cukup campurkan larutan kimia pembersih ke tangki bensin. Bensin dan larutan kimia ini akan bersenyawa dan mengalir ke nosel untuk mengikis kotoran. Di pasaran sudah banyak produk yang berguna untuk itu. Lakukan secara rutin agar tak perlu ganti nosel baru. THROTTLE BODY Skep injeksi atau throttle body (TB) juga rentan kotor. Gejalanya, tarikan kurang responsive. Bahkan jika kotoran sudah menumpuk di TPS (Throttle Position Sensor) bisa menyebabkan putaran meisn pincang saat stasioner. Sumber kotoran berasal dari udara yang terhisap ke ruang baker. Oleh karena itu, kebersihan TB bergantung pada perawatan filter udara. Bersihkan TB memakai cairan semprot yang banyak dijual di toko onderdil/perkakas. Pilih yang direkomendasi untuk mesin injeksi. Caranya dengan menyemprotkan lewat mulut skep TB sembari mesin dinyalakan stasioner. Jaga putaran mesin agar tidak mati, sehingga cairan pembersih bisa masuk ke seluruh celah skep. Proses ini sekaligus berfungsi membersihkan ruang baker. Semprotkan satu kaleng cairna pembersih kemudian matikan mesin sekitar 10-15 menit. Lanjutkan dengan menyalakan mesin kembali dan mainkan putaran mesin hingga rpm tinggi 6.000-6.500 rpm). Sisa kotoran atau kerak di TB dan ruang baker akan terbuang bersama asap knalpot. Jika mesin dilengkapi sensor yang mengontrol aliran udara, jangan lepas saluran intake. Semprotkan cairan pembersih lewat lubang hawa (breather) di saluran intake. Selanjutnya ikuti prosedur serupa di mesin yang tak punya sensor aliran udara. Usai itu, periksa filter udara agar langkah pembersihan TB dan ruang baker tak mubazir. Bersihkan dengan angin bertekanan tinggi dari arah belakang atau ganti jika sudah terlalu kotor. “Usahakan memakai pasrts asli agar flow (aliran, red.) udara bagus. SETEL CO Tak kalah penting, lakukan proses penyetelan CO (karbon monoksida) sebagai penutup rangkaian perawatan ringan ini. Manfaatkan alat engine analyzer sebagai alat pengukur. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui proses pembakaran di mesin, apakah sudah efisien atau tidak. Nilai CO ideal harus dibawah 1 persen. Jika tiak, lakukan penyetelan ulang di sistem pasokan bensin, udara dan pengapian.
HIDUP DENGAN PRASANGKA POSITIF
Perjalanan hidup saya tidak mulus. Bahkan sangat berliku. Bahkan saya takjub sendiri dengan berbagai persoalan yang menghimpit, saya masih bisa bertahan hingga sekarang. Persoalan bukan saya menyangkut diri sendiri, tapi dari berbagai hal lainnya, mulai dari persoalan pekerjaan, persoalan keluarga, hingga persoalan remeh temeh yang datang tak diundang.
Jika saya berhasil mencatatkan seluruh persoalan hidup saya, mungkin tidak cukup dengan novel setebal 500 halaman. So complicated!
Bersyukur, atas setiap persoalan yang saya alami, saya tidak pernah fokus pada persoalan itu, saya selalu fokus pada solusi memecahkan persoalan. Ya, sebagai manusia saya juga merasa berat dengan berbagai persoalan itu, bahkan tak jarang saya menangis. Tapi, setelah itu saya kembali tegar berdiri dan kembali pada PRASANGKA POSITIF.
Saya menyakini prasangka positif akan membantu saya untuk menjemput apa yang saya prasangkakan. Ketika saya sedang berada pada sebuah tekanan atasan, prasangka positif saya adalah saat itu atasan sedang memiliki masalah pribadi dan semuanya akan baik-baik saja. Ketika saya sedang putus cinta maka prasangka positif saya adalah bahwa saya dan dia mungkin tidak cocok dan saya yakin saya akan menemukan pendamping yang lebih baik. Ketika dengan sengaja ada yang menghina saya, maka prasangka positif saya adalah bahwa mungkin dia sedang marah, sehingga tidak tahu bahwa yang dia katakan menyakiti saya. Ketika saya menemukan keganjilan pada orang lain, maka prasangka positif saya adalah setiap orang memiliki keunikan tersendiri. Ketika keluarga kami ditimpa badai kesulitan, maka prasangka positif saya adalah keadaan ini tidak akan bertahan lama karena kami selalu mengusahakan untuk hidup yang lebih baik.
Sejujurnya, pernah juga saya menyadari bahwa prasangka negatif begitu kuatnya dalam pikiran, misalnya ketika saya sedang cemburu, saya sedang dipojokkan, saya diadudombakan, dan berbagai hal lainnya yang membuat prasangka positif saya dikalahkan oleh rasa sakit hati. Saya juga syukuri hal itu, ketika prasangka buruk datang maka artinya saya harus belajar sekuat tenaga untuk mengalihkannya pada prasangka positif, dan ini bukan persoalan gampang. Tapi, saya tidak mau kalah pada prasangka negatif karena bisa prasangka negatif ternyata hanya membuat diri semakin sakit dan tertekan.
Kembali, saya mengingat pada berbagai kemenangan yang saya peroleh karena prasangka positif. Prasangka positif mengantarkan kita pada kenyataan terbaik yang kita inginkan. Lantas, bagaimana mengolah prasangka negatif menjadi prasangka positif?
1. Jangan biarkan diri Anda tersiksa
Semua orang ingin bahagia dan sumber kebahagiaan itu ternyata dari diri Anda sendiri. Jangan biarkan Anda tidak bahagia hanya karena kerikil-kerikil di depan Anda, jika Anda terlalu berprasangka buruk pada setiap hal sudah pasti Anda tidak akan bahagia. Banyak keluhan yang akhirnya keluar dari mulut Anda, dan sudah bisa dibayangkan betapa tersiksanya hati Anda. Apakah itu yang Anda inginkan? Tentu tidak bukan? Kalau begitu mulailah berprasangka positif pada setiap hal karena artinya Anda melepaskan diri dari siksaan hati.
2. Kuatkan keyakinan diri
Kuatkan keyakinan diri Anda bahwa hidup Anda, langkah Anda, dan siapapun Anda berguna. Anda memiliki kewajiban untuk menghargai setiap inci tubuh Anda, menghargai setiap pemikiran diri, dan menghargai setiap argumentasi yang diberikan pada Anda dengan penuh keyakinan bahwa itulah yang terbaik. Ketika Anda mendapatkan hentakan yang menyurutkan semangat, kembalilah melangkah dengan keyakinan diri. Dengan kekuatan keyakinan diri maka prasangka positif akan berjalan beriringan. Ketika ada yang menghina Anda maka prasangka positif Anda adalah dia tidak tahu siapa Anda.
3. Tingkatkan percaya diri
Kerapkali prasangka negatif hadir karena Anda kurang percaya diri. Misalnya, Anda kurang percaya diri dengan salah satu bagian tubuh Anda, ketika ada yang memperhatikan Anda, Anda langsung berprasangka negatif bahwa orang itu sedang melecehkan bagian tubuh Anda dan tentu ini akan mengusik Anda. Padahal? Jika prasangka positif Anda yang muncul Anda bisa menyimpulkan bahwa tidak ada masalah dengan Anda, bahkan mungkin orang itu merasa Anda istimewa dan dengan prasangka positif Anda tetap merasa nyaman.
4. Teruslah belajar
Jangan berhenti belajar mengasah prasangka. Mulailah menata prasangka-prasangka negatif menjadi prasangka-prasangka positif yang membuat hidup Anda lebih baik.
Manfaat Prasangka Positif:
1. Berserinya wajah Anda
Orang yang memiliki prasangka positif akan selalu tampil dengan senyum. Wajahnya selalu memikat siapa saja. Mungkin saja dia tidak cantik atau tampan tapi wajahnya yang berseri sungguh sedap dipandang.
2. Nyamannya Hati Anda
Kalau prasangka positif sudah sedemikian kentalnya dalam pikiran Anda maka bisa dipastikan kenyamanan hidup jadi milik Anda. Anda tidak akan terganggu dengan remeh temeh persoalan dalam hidup Anda, Anda sangat menikmati hidup Anda apapun adanya. Sungguh nyaman hati Anda!
3. Memperluas Shilaturahmi
Prasangka-prasangka positif menghadirkan banyak sahabat di samping Anda, mereka nyaman berada di dekat Anda, bahkan mereka akan terkontaminasi aura positif Anda. Kenyamanan orang di dekat Anda akan menarik mereka untuk setia pada Anda bahkan mereka tidak canggung mengenalkan Anda pada sahabat mereka. Sudah pasti, shilaturahmi Anda akan sedemikian luasnya.
4. Tercapainya keinginan Anda
Prasangka positif akan membawa Anda pada kenyataan yang Anda inginkan. Allah akan mengabulkan setiap prasangka umatNya, jika prasangka Anda buruk maka buruk pula hasilnya, jika prasangka Anda baik, maka kebaikan yang dicapai
Nah, selamat berprasangka positif dan dapatkan hasil yang luar biasa untuk Anda yang luar biasa!
Jika saya berhasil mencatatkan seluruh persoalan hidup saya, mungkin tidak cukup dengan novel setebal 500 halaman. So complicated!
Bersyukur, atas setiap persoalan yang saya alami, saya tidak pernah fokus pada persoalan itu, saya selalu fokus pada solusi memecahkan persoalan. Ya, sebagai manusia saya juga merasa berat dengan berbagai persoalan itu, bahkan tak jarang saya menangis. Tapi, setelah itu saya kembali tegar berdiri dan kembali pada PRASANGKA POSITIF.
Saya menyakini prasangka positif akan membantu saya untuk menjemput apa yang saya prasangkakan. Ketika saya sedang berada pada sebuah tekanan atasan, prasangka positif saya adalah saat itu atasan sedang memiliki masalah pribadi dan semuanya akan baik-baik saja. Ketika saya sedang putus cinta maka prasangka positif saya adalah bahwa saya dan dia mungkin tidak cocok dan saya yakin saya akan menemukan pendamping yang lebih baik. Ketika dengan sengaja ada yang menghina saya, maka prasangka positif saya adalah bahwa mungkin dia sedang marah, sehingga tidak tahu bahwa yang dia katakan menyakiti saya. Ketika saya menemukan keganjilan pada orang lain, maka prasangka positif saya adalah setiap orang memiliki keunikan tersendiri. Ketika keluarga kami ditimpa badai kesulitan, maka prasangka positif saya adalah keadaan ini tidak akan bertahan lama karena kami selalu mengusahakan untuk hidup yang lebih baik.
Sejujurnya, pernah juga saya menyadari bahwa prasangka negatif begitu kuatnya dalam pikiran, misalnya ketika saya sedang cemburu, saya sedang dipojokkan, saya diadudombakan, dan berbagai hal lainnya yang membuat prasangka positif saya dikalahkan oleh rasa sakit hati. Saya juga syukuri hal itu, ketika prasangka buruk datang maka artinya saya harus belajar sekuat tenaga untuk mengalihkannya pada prasangka positif, dan ini bukan persoalan gampang. Tapi, saya tidak mau kalah pada prasangka negatif karena bisa prasangka negatif ternyata hanya membuat diri semakin sakit dan tertekan.
Kembali, saya mengingat pada berbagai kemenangan yang saya peroleh karena prasangka positif. Prasangka positif mengantarkan kita pada kenyataan terbaik yang kita inginkan. Lantas, bagaimana mengolah prasangka negatif menjadi prasangka positif?
1. Jangan biarkan diri Anda tersiksa
Semua orang ingin bahagia dan sumber kebahagiaan itu ternyata dari diri Anda sendiri. Jangan biarkan Anda tidak bahagia hanya karena kerikil-kerikil di depan Anda, jika Anda terlalu berprasangka buruk pada setiap hal sudah pasti Anda tidak akan bahagia. Banyak keluhan yang akhirnya keluar dari mulut Anda, dan sudah bisa dibayangkan betapa tersiksanya hati Anda. Apakah itu yang Anda inginkan? Tentu tidak bukan? Kalau begitu mulailah berprasangka positif pada setiap hal karena artinya Anda melepaskan diri dari siksaan hati.
2. Kuatkan keyakinan diri
Kuatkan keyakinan diri Anda bahwa hidup Anda, langkah Anda, dan siapapun Anda berguna. Anda memiliki kewajiban untuk menghargai setiap inci tubuh Anda, menghargai setiap pemikiran diri, dan menghargai setiap argumentasi yang diberikan pada Anda dengan penuh keyakinan bahwa itulah yang terbaik. Ketika Anda mendapatkan hentakan yang menyurutkan semangat, kembalilah melangkah dengan keyakinan diri. Dengan kekuatan keyakinan diri maka prasangka positif akan berjalan beriringan. Ketika ada yang menghina Anda maka prasangka positif Anda adalah dia tidak tahu siapa Anda.
3. Tingkatkan percaya diri
Kerapkali prasangka negatif hadir karena Anda kurang percaya diri. Misalnya, Anda kurang percaya diri dengan salah satu bagian tubuh Anda, ketika ada yang memperhatikan Anda, Anda langsung berprasangka negatif bahwa orang itu sedang melecehkan bagian tubuh Anda dan tentu ini akan mengusik Anda. Padahal? Jika prasangka positif Anda yang muncul Anda bisa menyimpulkan bahwa tidak ada masalah dengan Anda, bahkan mungkin orang itu merasa Anda istimewa dan dengan prasangka positif Anda tetap merasa nyaman.
4. Teruslah belajar
Jangan berhenti belajar mengasah prasangka. Mulailah menata prasangka-prasangka negatif menjadi prasangka-prasangka positif yang membuat hidup Anda lebih baik.
Manfaat Prasangka Positif:
1. Berserinya wajah Anda
Orang yang memiliki prasangka positif akan selalu tampil dengan senyum. Wajahnya selalu memikat siapa saja. Mungkin saja dia tidak cantik atau tampan tapi wajahnya yang berseri sungguh sedap dipandang.
2. Nyamannya Hati Anda
Kalau prasangka positif sudah sedemikian kentalnya dalam pikiran Anda maka bisa dipastikan kenyamanan hidup jadi milik Anda. Anda tidak akan terganggu dengan remeh temeh persoalan dalam hidup Anda, Anda sangat menikmati hidup Anda apapun adanya. Sungguh nyaman hati Anda!
3. Memperluas Shilaturahmi
Prasangka-prasangka positif menghadirkan banyak sahabat di samping Anda, mereka nyaman berada di dekat Anda, bahkan mereka akan terkontaminasi aura positif Anda. Kenyamanan orang di dekat Anda akan menarik mereka untuk setia pada Anda bahkan mereka tidak canggung mengenalkan Anda pada sahabat mereka. Sudah pasti, shilaturahmi Anda akan sedemikian luasnya.
4. Tercapainya keinginan Anda
Prasangka positif akan membawa Anda pada kenyataan yang Anda inginkan. Allah akan mengabulkan setiap prasangka umatNya, jika prasangka Anda buruk maka buruk pula hasilnya, jika prasangka Anda baik, maka kebaikan yang dicapai
Nah, selamat berprasangka positif dan dapatkan hasil yang luar biasa untuk Anda yang luar biasa!
Sabtu, 15 Mei 2010
1 LITER BENSIN UNTUK 1000 KM
Satu Liter Bensin Untuk 1.000 km
11/01/2010
ITS meluncurkan Sapu Angin 1, mobil hemat energi dan ramah lingkungan dengan target 1 liter untuk menempuh jarak 1.000 km. Mobil yang berbahan bakar bensini ini rencananya akan diikutsertakan dalam kompetisi internasional Shell Eco-marathon (SEM) 2010 yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2010 di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia.
Prof Ir Priyo Suprobo Msc Phd, Rektor ITS mengatakan "Mobil Sapu Angin ini akan menajdi ikon ITS dan adalah salah satu bentuk jawaban ITS terhadap permasalahan energi global yaitu hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, keikutsertaan ITS dalam lomba SEM Asia 2010, dapat mengharumkan nama ITS di dunia internasional sebagai bagian dari image dan character building dari ITS. Saya harapkan spirit ITS yaitu tradisi juara, betul-betul terlihat dalam keikutsertaan tim ini pada lomba tersebut. ITS harus bisa menjadi yang terbaik bukan saja di Indonesia tapi juga di Asia."
Darwin Silalahi, Country Chairman dan President Director PT Shell Indonesia mengatakan “Saya gembira akan kemajuan yang telah dicapai ITS pada pengerjaan mobil prototype Sapu Angin I. Pencapaian ini menunjukan keseriusan ITS untuk berkompetisi di SEM 2010. Saya berharap peserta lain dari UI, ITB dan UGM juga akan menyusul melakukan running test sehingga kita dapat mempersiapkan kendaraan yang akan dibawa ke SEM nanti dengan lebih baik. Besar harapan saya agar tim-tim dari Indonesia dapat memenangkan beberapa kategori yang dilombakan dalam SEM nanti.”
Kompetisi SEM terdiri dari 2 kategori yakni futuristic prototype, dan urban concept vehicle. Desain utama dari kendaraan kategori prototype adalah untuk mengurangi gaya hambat angin dan memaksimalkan efisiensi energi. Sedangkan kategori urban adalah mendesain kendaraan roda 4 yang sifatnya realistis untuk digunakan di perkotaan saat ini.
Tim ITS akan mengikuti kedua kategori tersebut. Sapu Angin 1 yang telah di luncurkan rencananya akan diikutkan untuk kategori prototype. Sedangkan kendaraan yang akan diikutsertakan untuk kategori urban diberi nama Sapu Angin 2, masih dalam tahap perancangan. Nama Sapu Angin diambil dari ajian Sunan Kalijaga yang konon dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dengan mudah.
M. Agus Setiawan, manajer dari tim Mesin ITS 1 mengatakan, “Kami mencoba membuat sebuah kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Untuk bisa mendesain kendaraan seperti yang diinginkan, ada tiga aspek yang diutamakan. Pertama, berat kendaraan, kedua adalah efisiensi engine, dan ketiga adalah aerodinamika. Sehingga, dalam merancang Sapu Angin 1, ketiga aspek tersebut yang sangat kami perhatikan.“ Galih Priyo Atmojo, manajer tim Mesin ITS 2 menambahkan, “Target kami untuk Sapu Angin 2 adalah 1 liter untuk 300 km.”
Tim ini telah terbentuk sejak Agustus 2009, dan beranggotakan 14 mahasiswa yang semuanya berasal dari jurusan Teknik Mesin ITS. Anggota yang terpilih sesuai dengan kompetensi di bidang masing-masing, dan mayoritas berasal dari mahasiswa angkatan 2006 dan sebagian dari angkatan 2005.
Tim Mesin ITS telah mendapat dukungan dari banyak pihak, seperti alumni dan perusahaan – perusahaan besar sebagai pihak sponsor kegiatan ini. “Tim kami telah bekerjasama dengan PT. Borka Energi Lestari, PT. Lintech Duta Pratama, PT. Semen Gresik, PT. Bukit Asam, PT. Usaha Bangun Saka, PT. Dinamika Energitama Nusantara, PT. PAL Marine service, PT. IKA Mekanika Indonesia, PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT. 3M Indonesia, PT. Insera sena (POLYGON), CV Novalindo Utama Engineering dan PT. Maruline Maju Utama,” ungkap M. Agus Setiawan.
Darwin Silalahi menambahkan “Di Shell, kami melihat Eco-marathon bukan hanya sekedar sebuah ajang lomba mobil. Tetapi lebih kepada dorongan dan peluang inspirasi kepada generasi muda untuk memikirkan energi yang efisien, dan menawarkan sebuah wadah untuk menuangkan inovasi mereka. Kami yakin para pelajar Indonesia dapat menjawab tantangan masa depan ini, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi negara dan juga masa depan dunia.”
Dengan dirancangnya kedua kendaraan ini, tim Mesin ITS berharap turut berpartisipasi dalam memberikan solusi bagi permasalahan energi dunia yang ada saat ini dan juga dapat mengharumkan nama ITS di kancah internasional.
SAPU ANGIN1 – Mesin ITS Team 1
Prototype
Target
1000 km/liter
Chassis Monocoque
Engine 25 CC, 4 STROKE OHC VALVETRONIC (Internal Combustion)
Fuel System EFI
Fuel Gasoline
Induction Optic Sensor
Transmission Sprocket Chain System
Steering System Go-kart Pitman Arm Steering
Brake Disk brake
Pembimbing Dr. M. Nur Yuniarto
SAPU ANGIN 2 – Mesin ITS Team 2
Urban Concept
Chassis
Monocoque
Engine 50 CC, 4 STROKE OHC VALVETRONIC (Internal Combustion)
Fuel System EFI
Fuel Gasoline
Induction Optic Sensor
Transmission Sprocket Chain System
Steering System Rack and pinion
Brake Disk brake
Target 300 km/liter
Pembimbing Ir.Witantyo M,eng Sc
Tentang Shell Eco-marathon
Shell Eco-marathon (SEM) adalah suatu ajang kompetisi membuat kendaraan yang dapat menempuh jarak terjauh dengan bahan bakar se-efisien mungkin. SEM telah diselenggarakan di Eropa selama 25 tahun dan di Amerika sejak dua tahun lalu. Sementara itu di Asia baru akan dilakukan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Juli 2010.
SEM memotivasi anak muda agar kreatif berinovasi dalam bidang teknologi dan energi untuk mengantisipasi tantangan energi masa depan. Pada SEM Eropa 2009 yang diselenggarakan pada awal Juli 2009, tim dari Universitas LPTI St Joseph La Joliverie Nantes, Perancis dengan kendaraan futuristic prototype-nya mampu menempuh jarak 3771 km hanya mengonsumsi 1 liter BBM. Sementara di Amerika, Laval University menjadi juara umum dengan 1172,2 km/l.
Sembilan tim akan mewakili Indonesia dalam SEM Asia di Sepang 2010 yakni 3 tim dari UI, 3 tim dari ITB, 2 tim dari ITS dan 1 tim dari UGM. Keseluruhan tim yang akan berkompetisi dalam SEM Asia 2010 adalah 111 tim dari 12 negara.
11/01/2010
ITS meluncurkan Sapu Angin 1, mobil hemat energi dan ramah lingkungan dengan target 1 liter untuk menempuh jarak 1.000 km. Mobil yang berbahan bakar bensini ini rencananya akan diikutsertakan dalam kompetisi internasional Shell Eco-marathon (SEM) 2010 yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2010 di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia.
Prof Ir Priyo Suprobo Msc Phd, Rektor ITS mengatakan "Mobil Sapu Angin ini akan menajdi ikon ITS dan adalah salah satu bentuk jawaban ITS terhadap permasalahan energi global yaitu hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, keikutsertaan ITS dalam lomba SEM Asia 2010, dapat mengharumkan nama ITS di dunia internasional sebagai bagian dari image dan character building dari ITS. Saya harapkan spirit ITS yaitu tradisi juara, betul-betul terlihat dalam keikutsertaan tim ini pada lomba tersebut. ITS harus bisa menjadi yang terbaik bukan saja di Indonesia tapi juga di Asia."
Darwin Silalahi, Country Chairman dan President Director PT Shell Indonesia mengatakan “Saya gembira akan kemajuan yang telah dicapai ITS pada pengerjaan mobil prototype Sapu Angin I. Pencapaian ini menunjukan keseriusan ITS untuk berkompetisi di SEM 2010. Saya berharap peserta lain dari UI, ITB dan UGM juga akan menyusul melakukan running test sehingga kita dapat mempersiapkan kendaraan yang akan dibawa ke SEM nanti dengan lebih baik. Besar harapan saya agar tim-tim dari Indonesia dapat memenangkan beberapa kategori yang dilombakan dalam SEM nanti.”
Kompetisi SEM terdiri dari 2 kategori yakni futuristic prototype, dan urban concept vehicle. Desain utama dari kendaraan kategori prototype adalah untuk mengurangi gaya hambat angin dan memaksimalkan efisiensi energi. Sedangkan kategori urban adalah mendesain kendaraan roda 4 yang sifatnya realistis untuk digunakan di perkotaan saat ini.
Tim ITS akan mengikuti kedua kategori tersebut. Sapu Angin 1 yang telah di luncurkan rencananya akan diikutkan untuk kategori prototype. Sedangkan kendaraan yang akan diikutsertakan untuk kategori urban diberi nama Sapu Angin 2, masih dalam tahap perancangan. Nama Sapu Angin diambil dari ajian Sunan Kalijaga yang konon dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dengan mudah.
M. Agus Setiawan, manajer dari tim Mesin ITS 1 mengatakan, “Kami mencoba membuat sebuah kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Untuk bisa mendesain kendaraan seperti yang diinginkan, ada tiga aspek yang diutamakan. Pertama, berat kendaraan, kedua adalah efisiensi engine, dan ketiga adalah aerodinamika. Sehingga, dalam merancang Sapu Angin 1, ketiga aspek tersebut yang sangat kami perhatikan.“ Galih Priyo Atmojo, manajer tim Mesin ITS 2 menambahkan, “Target kami untuk Sapu Angin 2 adalah 1 liter untuk 300 km.”
Tim ini telah terbentuk sejak Agustus 2009, dan beranggotakan 14 mahasiswa yang semuanya berasal dari jurusan Teknik Mesin ITS. Anggota yang terpilih sesuai dengan kompetensi di bidang masing-masing, dan mayoritas berasal dari mahasiswa angkatan 2006 dan sebagian dari angkatan 2005.
Tim Mesin ITS telah mendapat dukungan dari banyak pihak, seperti alumni dan perusahaan – perusahaan besar sebagai pihak sponsor kegiatan ini. “Tim kami telah bekerjasama dengan PT. Borka Energi Lestari, PT. Lintech Duta Pratama, PT. Semen Gresik, PT. Bukit Asam, PT. Usaha Bangun Saka, PT. Dinamika Energitama Nusantara, PT. PAL Marine service, PT. IKA Mekanika Indonesia, PT. Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT. 3M Indonesia, PT. Insera sena (POLYGON), CV Novalindo Utama Engineering dan PT. Maruline Maju Utama,” ungkap M. Agus Setiawan.
Darwin Silalahi menambahkan “Di Shell, kami melihat Eco-marathon bukan hanya sekedar sebuah ajang lomba mobil. Tetapi lebih kepada dorongan dan peluang inspirasi kepada generasi muda untuk memikirkan energi yang efisien, dan menawarkan sebuah wadah untuk menuangkan inovasi mereka. Kami yakin para pelajar Indonesia dapat menjawab tantangan masa depan ini, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi negara dan juga masa depan dunia.”
Dengan dirancangnya kedua kendaraan ini, tim Mesin ITS berharap turut berpartisipasi dalam memberikan solusi bagi permasalahan energi dunia yang ada saat ini dan juga dapat mengharumkan nama ITS di kancah internasional.
SAPU ANGIN1 – Mesin ITS Team 1
Prototype
Target
1000 km/liter
Chassis Monocoque
Engine 25 CC, 4 STROKE OHC VALVETRONIC (Internal Combustion)
Fuel System EFI
Fuel Gasoline
Induction Optic Sensor
Transmission Sprocket Chain System
Steering System Go-kart Pitman Arm Steering
Brake Disk brake
Pembimbing Dr. M. Nur Yuniarto
SAPU ANGIN 2 – Mesin ITS Team 2
Urban Concept
Chassis
Monocoque
Engine 50 CC, 4 STROKE OHC VALVETRONIC (Internal Combustion)
Fuel System EFI
Fuel Gasoline
Induction Optic Sensor
Transmission Sprocket Chain System
Steering System Rack and pinion
Brake Disk brake
Target 300 km/liter
Pembimbing Ir.Witantyo M,eng Sc
Tentang Shell Eco-marathon
Shell Eco-marathon (SEM) adalah suatu ajang kompetisi membuat kendaraan yang dapat menempuh jarak terjauh dengan bahan bakar se-efisien mungkin. SEM telah diselenggarakan di Eropa selama 25 tahun dan di Amerika sejak dua tahun lalu. Sementara itu di Asia baru akan dilakukan di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Juli 2010.
SEM memotivasi anak muda agar kreatif berinovasi dalam bidang teknologi dan energi untuk mengantisipasi tantangan energi masa depan. Pada SEM Eropa 2009 yang diselenggarakan pada awal Juli 2009, tim dari Universitas LPTI St Joseph La Joliverie Nantes, Perancis dengan kendaraan futuristic prototype-nya mampu menempuh jarak 3771 km hanya mengonsumsi 1 liter BBM. Sementara di Amerika, Laval University menjadi juara umum dengan 1172,2 km/l.
Sembilan tim akan mewakili Indonesia dalam SEM Asia di Sepang 2010 yakni 3 tim dari UI, 3 tim dari ITB, 2 tim dari ITS dan 1 tim dari UGM. Keseluruhan tim yang akan berkompetisi dalam SEM Asia 2010 adalah 111 tim dari 12 negara.
MISTERI PERAHU NABI NUH
Dilihat dari bukti yang telah ditemukan, bahwa peradaban manusia prasejarah
pernah mengalami kepunahan karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, seperti gempa bumi, banjir, gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dan komet), pergerakan naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dsb.
Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah menjadi sebuah daratan yang memiliki peradaban tinggi manusia, namun tenggelam ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumi yang dahsyat pada 11.600 tahun silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut China selatan sekarang, laut di daerah ini sangat dangkal, kedalamannya rata-rata hanya 60 meter lebih. Hanya puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.
Begitu pula di kedalaman 200 meter bawah laut pesisir pantai Peru, ilmuwan menemukan pilar batu yang dipahat dan bangunan yang mahabesar. Di dasar lautan Atlantik yang berada di sisi luar berhasil diambil 8 gambar dasar laut. Melalui gambar-gambar ini secara jelas tampak sebuah tembok benteng zaman purbakala dan undakan batu.
Diperkirakan tenggelam pada 10.000 tahun silam. Di belahan barat perairan segitiga Bermuda juga ditemukan sebuah piramida raksasa yang diperkirakan
berumur puluhan ribu tahun.
Dengan demikian, zaman Nabi Nuh juga tidaklah seprimitif yang selama ini kita bayangkan. Hakikatnya pada zaman itu semuanya sudah maju. Ilmu pengetahuan mereka sudah maju pada masa itu.
Di kaki gunung Ararat itu saja, para peneliti dan ilmuwan Rusia telah menemukan lebih kurang 500 kesan artefak baterai elektrik purba yang digunakan untuk menyadurkan logam.
Jelas sekali, bahwa bekas peninggalan kota-kota yang pernah mewakili peradaban manusia prasejarah dan memiliki kecemerlangan ini tenggelam ke dasar lautan karena tenggelamnya daratan.
Banjir Dahsyat
Kurang lebih 12.000 tahun silam, peradaban manusia sebelum peradaban kita sekarang pernah mengalami suatu serangan banjir yang sangat dahsyat, dan banjir waktu itu juga mengakibatkan tenggelamnya daratan.
Secara berturut-turut arkeolog menemukan sejumlah besar bukti yang secara langsung atau pun tidak mengenai banjir dahsyat yang terjadi waktu itu. Para antropolog juga menemukan bukti melalui penelitian pada suku bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia tentang legenda asal-usul peradaban bangsa ini.
Legenda kuno dari bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia secara fundamental melukiskan bahwa manusia pernah berkali-kali mengalami bencana dahsyat yang mematikan.
Bahkan begitu seragamnya menguraikan bahwa pada suatu periode prasejarah
sebelum munculnya peradaban manusia sekarang ini, di atas bumi pernah terjadi suatu banjir dahsyat yang mengakibatkan punahnya seluruh peradaban manusia, dan hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya.
Legenda mengenai banjir dahsyat yang sudah diketahui di dunia tercatat ada 6.000 lebih. Seperti misalnya, dalam legenda China dan Jepang, Malaysia, Laos, Thailand, India, Australia, Yunani, Mesir dan Afrika Selatan, Afrika Utara, penduduk asli Amerika Utara.
Setiap negara serta rumpun bangsa yang berbeda pasti menyimpan sebuah memori tentang peristiwa banjir dahsyat itu. Meskipun legenda-legenda ini terjadi pada setiap bangsa dan budaya yang berbeda, namun semuanya memiliki alur cerita dan tokoh tipikal yang sangat mirip.
Semua bukti dan gejala ini sama sekali tidak dapat diasumsikan sebagai suatu ketidaksengajaan atau pun suatu kebetulan. Proses yang berhubungan dengan banjir dahsyat ketika itu juga diuraikan dalam kitab suci. Meskipun kitab suci merupakan sebuah kitab agama, namun sejumlah besar ahli berpendapat, bahwa yang dilukiskan dalam kitab suci (Alkitab dan Al-Qur’an) adalah sejarah
manusia yang sebenarnya.
Ikhtisar dalam Alkitab yang berhubungan dengan banjir dahsyat yang terjadi waktu itu menyebutkan, “Banjir meluap dan menggenang selama 40 malam, air pasang menuju atas, perahu mengambang dari atas permukaan bumi” : “Arus air meluap dahsyat di atas permukaan bumi, seluruh pegunungan tergenang oleh air pasang”: “5 bulan kemudian, perahu berhenti di atas gunung Ararat; dan setelah 4 bulan berlalu, ketika daratan sudah kering, Nabi Nuh meninggalkan
perahunya.”
Waktu itu banjir dahsyat sekaligus disertai dengan perubahan daratan dan secara total menghancurkan seluruh peradaban manusia di bumi, hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya.
Sejumlah besar bekas peninggalan prasejarah yang belakangan ini ditemukan arkeolog, seperti misalnya, daratan Atlantis, budaya Yunani, bangunan di dasar laut dan lain sebagainya kemungkinan besar tenggelam karena banjir dahsyat waktu itu.
Ada yang memperkirakan banjir dahsyat itu terjadi 5.000 tahun yang lalu, mengikuti perkiraan ahli anstronomi, perahu Nabi Nuh mulai dibuat pada 2465 SM dan hujan mulai turun pada 2345 SM.
Setelah perahu Nabi Nuh mendarat di gunung Ararat, dimulailah kehidupan baru manusia. Mereka yang selamat mulai menyebar. Begitu pula binatang-binatang. Biji-biji tanaman kembali disemaikan. Karena dianggap melahirkan generasi baru manusia setelah Nabi Adam, Nabi Nuh mendapat gelar The
Second Father of Human Being –Bapak Manusia Kedua.
Oleh generasi inilah, kebudayaan dan peradaban manusia dikembangkan. Selain di kawasan Ararat, juga di Mesopotamia yang ribuan tahun kemudian menjadi pusat kejayaan Babilonia.
Akibat Gletser yang Mencair
Sekelompok peneliti underwater surveyors yang diketuai oleh Dr. Robert Ballard, yang juga telah menemukan Titanic, telah menemukan sebuah bangunan lama berusia kira-kira 7.500 tahun di dasar Laut Hitam, dekat pantai Turki.
Mereka telah menemukan struktur bangunan dari batu dan kayu di kedalaman beberapa ratus kaki. Penemuan mereka menjadi bukti dari kejadian banjir
besar di zaman Nabi Nuh seperti diceritakan di dalam Alkitab dan Al-Qur"an.
Para ilmuwan mempercayai bahwa penemuan tersebut membuktikan keberadaan sebuah kawasan yang telah tenggelam yang disebabkan oleh banjir besar yang melanda sekitar 5000 SM.
Menurut teori mereka, banjir besar tersebut disebabkan oleh adanya pencairan gletser dari tanah tinggi di Eropa.
“Ini merupakan penemuan yang sangat menakjubkan,” kata Dr. Ballard di dalam rancangan National Geographic Society bertajuk “Research Ship Northern Horizon”.
Ballard menerangkan bagaimana sebuah robot bawah air meninjau 300 kaki di bawah permukaan air, telah menemukan kawasan segi-empat berukuran 12 x 45 kaki persegi, di mana terdapat sebuah struktur dari kayu dan tanah liat yang telah runtuh.
“Beberapa artefak yang ditemukan di sana tersimpan rapi yang terdiri dari kayu berukir, beberapa cabang kayu dan peralatan dari batu yang telah runtuh dan diselimuti lumpur,” imbuh Ballard.
Dr. Ballard dan timnya mengawali penelitian di kawasan tersebut setelah dua kapal selam pakar geologi dari Universitas Colombia di New York menyatakan bahwa keadaan tersebut disebabkan oleh banjir besar ribuan tahun sebelumnya.
Mereka meramalkan apabila zaman es berakhir 12.000 tahun yang lalu, maka gletser mulai mencair. Kawasan timur Mediterania yang terputus dari Laut Hitam telah menyebabkan Laut Hitam tidak tenggelam oleh air walaupun permukaan air laut yang lain telah naik.
Hal ini menyebabkan pada sekitar 7.000 tahun yang lalu, genangan awal di Bosphorus telah pecah menyebabkan air di Laut Mediterania melimpah ke timur menjadi Laut Hitam yang memang terputus dari laut-laut yang lain. Kekuatan limpahan air tersebut diperkirakan 10.000 kali daripada air terjun Niagara.
Mereka menyatakan bukti ilmu pengetahuan, menunjukkan bahwa kulit kerang dari kawasan tersebut berusia lebih 7.000 tahun, manakala kulit kerang dari laut lain berusia sekitar 6.500 tahun.
Ballard menerangkan, “Banyak kasus yang terjadi apabila air tawar dari sebuah telaga berubah menjadi air asin dan dampak banjir besar tersebut menyebabkan kawasan daratan yang sangat luas berubah menjadi dasar laut".
pernah mengalami kepunahan karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, seperti gempa bumi, banjir, gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dan komet), pergerakan naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dsb.
Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah menjadi sebuah daratan yang memiliki peradaban tinggi manusia, namun tenggelam ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumi yang dahsyat pada 11.600 tahun silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut China selatan sekarang, laut di daerah ini sangat dangkal, kedalamannya rata-rata hanya 60 meter lebih. Hanya puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.
Begitu pula di kedalaman 200 meter bawah laut pesisir pantai Peru, ilmuwan menemukan pilar batu yang dipahat dan bangunan yang mahabesar. Di dasar lautan Atlantik yang berada di sisi luar berhasil diambil 8 gambar dasar laut. Melalui gambar-gambar ini secara jelas tampak sebuah tembok benteng zaman purbakala dan undakan batu.
Diperkirakan tenggelam pada 10.000 tahun silam. Di belahan barat perairan segitiga Bermuda juga ditemukan sebuah piramida raksasa yang diperkirakan
berumur puluhan ribu tahun.
Dengan demikian, zaman Nabi Nuh juga tidaklah seprimitif yang selama ini kita bayangkan. Hakikatnya pada zaman itu semuanya sudah maju. Ilmu pengetahuan mereka sudah maju pada masa itu.
Di kaki gunung Ararat itu saja, para peneliti dan ilmuwan Rusia telah menemukan lebih kurang 500 kesan artefak baterai elektrik purba yang digunakan untuk menyadurkan logam.
Jelas sekali, bahwa bekas peninggalan kota-kota yang pernah mewakili peradaban manusia prasejarah dan memiliki kecemerlangan ini tenggelam ke dasar lautan karena tenggelamnya daratan.
Banjir Dahsyat
Kurang lebih 12.000 tahun silam, peradaban manusia sebelum peradaban kita sekarang pernah mengalami suatu serangan banjir yang sangat dahsyat, dan banjir waktu itu juga mengakibatkan tenggelamnya daratan.
Secara berturut-turut arkeolog menemukan sejumlah besar bukti yang secara langsung atau pun tidak mengenai banjir dahsyat yang terjadi waktu itu. Para antropolog juga menemukan bukti melalui penelitian pada suku bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia tentang legenda asal-usul peradaban bangsa ini.
Legenda kuno dari bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia secara fundamental melukiskan bahwa manusia pernah berkali-kali mengalami bencana dahsyat yang mematikan.
Bahkan begitu seragamnya menguraikan bahwa pada suatu periode prasejarah
sebelum munculnya peradaban manusia sekarang ini, di atas bumi pernah terjadi suatu banjir dahsyat yang mengakibatkan punahnya seluruh peradaban manusia, dan hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya.
Legenda mengenai banjir dahsyat yang sudah diketahui di dunia tercatat ada 6.000 lebih. Seperti misalnya, dalam legenda China dan Jepang, Malaysia, Laos, Thailand, India, Australia, Yunani, Mesir dan Afrika Selatan, Afrika Utara, penduduk asli Amerika Utara.
Setiap negara serta rumpun bangsa yang berbeda pasti menyimpan sebuah memori tentang peristiwa banjir dahsyat itu. Meskipun legenda-legenda ini terjadi pada setiap bangsa dan budaya yang berbeda, namun semuanya memiliki alur cerita dan tokoh tipikal yang sangat mirip.
Semua bukti dan gejala ini sama sekali tidak dapat diasumsikan sebagai suatu ketidaksengajaan atau pun suatu kebetulan. Proses yang berhubungan dengan banjir dahsyat ketika itu juga diuraikan dalam kitab suci. Meskipun kitab suci merupakan sebuah kitab agama, namun sejumlah besar ahli berpendapat, bahwa yang dilukiskan dalam kitab suci (Alkitab dan Al-Qur’an) adalah sejarah
manusia yang sebenarnya.
Ikhtisar dalam Alkitab yang berhubungan dengan banjir dahsyat yang terjadi waktu itu menyebutkan, “Banjir meluap dan menggenang selama 40 malam, air pasang menuju atas, perahu mengambang dari atas permukaan bumi” : “Arus air meluap dahsyat di atas permukaan bumi, seluruh pegunungan tergenang oleh air pasang”: “5 bulan kemudian, perahu berhenti di atas gunung Ararat; dan setelah 4 bulan berlalu, ketika daratan sudah kering, Nabi Nuh meninggalkan
perahunya.”
Waktu itu banjir dahsyat sekaligus disertai dengan perubahan daratan dan secara total menghancurkan seluruh peradaban manusia di bumi, hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya.
Sejumlah besar bekas peninggalan prasejarah yang belakangan ini ditemukan arkeolog, seperti misalnya, daratan Atlantis, budaya Yunani, bangunan di dasar laut dan lain sebagainya kemungkinan besar tenggelam karena banjir dahsyat waktu itu.
Ada yang memperkirakan banjir dahsyat itu terjadi 5.000 tahun yang lalu, mengikuti perkiraan ahli anstronomi, perahu Nabi Nuh mulai dibuat pada 2465 SM dan hujan mulai turun pada 2345 SM.
Setelah perahu Nabi Nuh mendarat di gunung Ararat, dimulailah kehidupan baru manusia. Mereka yang selamat mulai menyebar. Begitu pula binatang-binatang. Biji-biji tanaman kembali disemaikan. Karena dianggap melahirkan generasi baru manusia setelah Nabi Adam, Nabi Nuh mendapat gelar The
Second Father of Human Being –Bapak Manusia Kedua.
Oleh generasi inilah, kebudayaan dan peradaban manusia dikembangkan. Selain di kawasan Ararat, juga di Mesopotamia yang ribuan tahun kemudian menjadi pusat kejayaan Babilonia.
Akibat Gletser yang Mencair
Sekelompok peneliti underwater surveyors yang diketuai oleh Dr. Robert Ballard, yang juga telah menemukan Titanic, telah menemukan sebuah bangunan lama berusia kira-kira 7.500 tahun di dasar Laut Hitam, dekat pantai Turki.
Mereka telah menemukan struktur bangunan dari batu dan kayu di kedalaman beberapa ratus kaki. Penemuan mereka menjadi bukti dari kejadian banjir
besar di zaman Nabi Nuh seperti diceritakan di dalam Alkitab dan Al-Qur"an.
Para ilmuwan mempercayai bahwa penemuan tersebut membuktikan keberadaan sebuah kawasan yang telah tenggelam yang disebabkan oleh banjir besar yang melanda sekitar 5000 SM.
Menurut teori mereka, banjir besar tersebut disebabkan oleh adanya pencairan gletser dari tanah tinggi di Eropa.
“Ini merupakan penemuan yang sangat menakjubkan,” kata Dr. Ballard di dalam rancangan National Geographic Society bertajuk “Research Ship Northern Horizon”.
Ballard menerangkan bagaimana sebuah robot bawah air meninjau 300 kaki di bawah permukaan air, telah menemukan kawasan segi-empat berukuran 12 x 45 kaki persegi, di mana terdapat sebuah struktur dari kayu dan tanah liat yang telah runtuh.
“Beberapa artefak yang ditemukan di sana tersimpan rapi yang terdiri dari kayu berukir, beberapa cabang kayu dan peralatan dari batu yang telah runtuh dan diselimuti lumpur,” imbuh Ballard.
Dr. Ballard dan timnya mengawali penelitian di kawasan tersebut setelah dua kapal selam pakar geologi dari Universitas Colombia di New York menyatakan bahwa keadaan tersebut disebabkan oleh banjir besar ribuan tahun sebelumnya.
Mereka meramalkan apabila zaman es berakhir 12.000 tahun yang lalu, maka gletser mulai mencair. Kawasan timur Mediterania yang terputus dari Laut Hitam telah menyebabkan Laut Hitam tidak tenggelam oleh air walaupun permukaan air laut yang lain telah naik.
Hal ini menyebabkan pada sekitar 7.000 tahun yang lalu, genangan awal di Bosphorus telah pecah menyebabkan air di Laut Mediterania melimpah ke timur menjadi Laut Hitam yang memang terputus dari laut-laut yang lain. Kekuatan limpahan air tersebut diperkirakan 10.000 kali daripada air terjun Niagara.
Mereka menyatakan bukti ilmu pengetahuan, menunjukkan bahwa kulit kerang dari kawasan tersebut berusia lebih 7.000 tahun, manakala kulit kerang dari laut lain berusia sekitar 6.500 tahun.
Ballard menerangkan, “Banyak kasus yang terjadi apabila air tawar dari sebuah telaga berubah menjadi air asin dan dampak banjir besar tersebut menyebabkan kawasan daratan yang sangat luas berubah menjadi dasar laut".
TIPS MENULIS KARYA ILMIAH POPULER
THURSDAY, SEPTEMBER 22.2005
Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca: orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuwan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuwan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!
kita ketika beberapa waktu yang lalu, Kementrian Komunikasi dan bersama-sama dengan komunitas telematika Indonesia meluncurkan satu konsep bulan telematika ICT (Information and Communication Technology) month yang akan jatuh pada bulan Agustus 2003. Tujuan utamanya adalah usaha sosialisasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat…
IlmuKomputer.com, Strategi mengelola situs E-Learning Romi Satria Wahono
Tulisannya dimulai dengan leading kondisi aktual. Sebagian pembaca mungkin pernah mendengar konsep bulan telematika yang sedang aktual. Tapi apa sebenarnya di balik konsep itu? Nah dari kondisi aktual inilah penulis membidik pembaca.
MENGAITKAN DENGAN KEGIATAN SEHARI-HARI
Cth.: Sebenarnya menangis saat mengupas/memotong/mengiris bawang bisa menyehatkan mata. Beberapa pakar percaya, air mata yang keluar karena rangsangan hawa bawang membersihkan mata dan kelopaknya dari debu dan kuman. Keluarnya air mata ini membuat mata bening dan berbinar. pikiran-rakyat, Tak cengeng saat mengupas bawang Febdian Rusydi
Contoh diatas bernuansa entertainment, artinya topik yang dipilih mudah dicerna, membacanya bersifat refreshing. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari. Siapa yang tidak pernah merasakan perihnya memotong bawang? Lain halnya dengan tulisan ilmiah hasil penelitian kandungan bawang berikut metodenya. Siapa peduli membacanya? Ilmiah populer yang berkaitan dengan kejadian sehari-hari membuat pembaca merasa sedikit lebih clever setelah membacanya. Merasa puas mengerti apa yang terjadi disekitarnya. Dengan cara ini pembaca awam menjadi akrab dengan ilmu di luar spesialisasinya.
MENYAJIKAN VALUE ADDED
Cth.: Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.
IlmuKomputer.com, Belajar menjadi Hacker, Onno W. Purbo
Bagi sebagian pembaca awam, hacker suatu dosa berat. Tapi penulis memilih sudut pandang yang unik: belajar hacker itu penting untuk keamanan. Dengan penyajian ini, pembaca merasa perlu belajar ilmu si penulis: ada value added dari topik yang disajikan!
MEMPERKENALKAN ILMU ATAU TEMUAN BARU
Teknologi ini mula-mula dipraktekan di negara yang terkenal dengan budaya gourmet alias Perancis. Akhir-akhir ini banyak berkembang di Jerman. Bagaimana tidak, kompor dengan teknologi induksi banyak membawa keuntungan. Panasnya cepat, mudah diatur. Dan yang paling menentukan, permukaan kompor dari bahan keramik ini tidak panas sama sekali. Hanya isi panci anda yang menjadi panas! Amazing bukan? Tidak seperti kompor listrik, dengan teknologi induksi ini panas tidak terjadi pada permukaan kompor, melaikan dalam panci itu sendiri. Kochen mit Induktion, Anja Anja Arp, Servize Zeit wdr.
Memperkenalkan ilmu atau temuan baru serta mengaitkan dengan kebutuhan masyarakat adalah salah satu tugas penulisan ilmiah populer. Dengan memperkenalkan iptek, tingkat acceptance iptek itu sendiri semakin bertambah di kalangan masayarakat. Tidak harus melulu, kebutuhan sehari-hari, contoh lain sejenis misalnya manfaat penggunaan software SAP untuk bidang bisnis, teknologi baru operasi dengan laser di rumah sakit, dsb.
Dengan contoh-contoh diatas anda memahami perbedaan menyolok antara karya ilmiah dan ilmiah populer. Ilmiah populer seringkali mengangkat topik yang berkaitan dengan masyarakat awam.
MERAMU KARYA ILMIAH POPULER
Setelah mendapatkan topik yang pas dan bahan-bahan
Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca:orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!
sudah terkumpul, tahap berikutnnya meramu bahan-bahan menjadi tulisan yang menarik. Bagaimana memulai menulisnya? Terkadang tulisan mengalir, bila anda memposisikan diri anda pada pembaca: seorang professor, ibu rumah tangga, manajer, politikus, mahasiswa, atau apa saja. Pikirkan apa yang kira-kira apa yang diperlukan pembaca, pertanyaan apa yang akan mereka ajukan.
Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca: orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuwan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuwan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!
kita ketika beberapa waktu yang lalu, Kementrian Komunikasi dan bersama-sama dengan komunitas telematika Indonesia meluncurkan satu konsep bulan telematika ICT (Information and Communication Technology) month yang akan jatuh pada bulan Agustus 2003. Tujuan utamanya adalah usaha sosialisasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat…
IlmuKomputer.com, Strategi mengelola situs E-Learning Romi Satria Wahono
Tulisannya dimulai dengan leading kondisi aktual. Sebagian pembaca mungkin pernah mendengar konsep bulan telematika yang sedang aktual. Tapi apa sebenarnya di balik konsep itu? Nah dari kondisi aktual inilah penulis membidik pembaca.
MENGAITKAN DENGAN KEGIATAN SEHARI-HARI
Cth.: Sebenarnya menangis saat mengupas/memotong/mengiris bawang bisa menyehatkan mata. Beberapa pakar percaya, air mata yang keluar karena rangsangan hawa bawang membersihkan mata dan kelopaknya dari debu dan kuman. Keluarnya air mata ini membuat mata bening dan berbinar. pikiran-rakyat, Tak cengeng saat mengupas bawang Febdian Rusydi
Contoh diatas bernuansa entertainment, artinya topik yang dipilih mudah dicerna, membacanya bersifat refreshing. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari. Siapa yang tidak pernah merasakan perihnya memotong bawang? Lain halnya dengan tulisan ilmiah hasil penelitian kandungan bawang berikut metodenya. Siapa peduli membacanya? Ilmiah populer yang berkaitan dengan kejadian sehari-hari membuat pembaca merasa sedikit lebih clever setelah membacanya. Merasa puas mengerti apa yang terjadi disekitarnya. Dengan cara ini pembaca awam menjadi akrab dengan ilmu di luar spesialisasinya.
MENYAJIKAN VALUE ADDED
Cth.: Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.
IlmuKomputer.com, Belajar menjadi Hacker, Onno W. Purbo
Bagi sebagian pembaca awam, hacker suatu dosa berat. Tapi penulis memilih sudut pandang yang unik: belajar hacker itu penting untuk keamanan. Dengan penyajian ini, pembaca merasa perlu belajar ilmu si penulis: ada value added dari topik yang disajikan!
MEMPERKENALKAN ILMU ATAU TEMUAN BARU
Teknologi ini mula-mula dipraktekan di negara yang terkenal dengan budaya gourmet alias Perancis. Akhir-akhir ini banyak berkembang di Jerman. Bagaimana tidak, kompor dengan teknologi induksi banyak membawa keuntungan. Panasnya cepat, mudah diatur. Dan yang paling menentukan, permukaan kompor dari bahan keramik ini tidak panas sama sekali. Hanya isi panci anda yang menjadi panas! Amazing bukan? Tidak seperti kompor listrik, dengan teknologi induksi ini panas tidak terjadi pada permukaan kompor, melaikan dalam panci itu sendiri. Kochen mit Induktion, Anja Anja Arp, Servize Zeit wdr.
Memperkenalkan ilmu atau temuan baru serta mengaitkan dengan kebutuhan masyarakat adalah salah satu tugas penulisan ilmiah populer. Dengan memperkenalkan iptek, tingkat acceptance iptek itu sendiri semakin bertambah di kalangan masayarakat. Tidak harus melulu, kebutuhan sehari-hari, contoh lain sejenis misalnya manfaat penggunaan software SAP untuk bidang bisnis, teknologi baru operasi dengan laser di rumah sakit, dsb.
Dengan contoh-contoh diatas anda memahami perbedaan menyolok antara karya ilmiah dan ilmiah populer. Ilmiah populer seringkali mengangkat topik yang berkaitan dengan masyarakat awam.
MERAMU KARYA ILMIAH POPULER
Setelah mendapatkan topik yang pas dan bahan-bahan
Ilmiah populer adalah sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat (baca:orang awam). Sudah menjadi budaya, jurnal ilmiah ditulis dengan bahasa ilmiah untuk kalangan elit yaitu para ilmuan yang memahami topiknya. Kalau sudah begitu jadinya, maka ilmu hanya menjadi milik ilmuan, bukan milik masyarakat. Padahal peran utama iptek adalah untuk kemashlahatan penduduk bumi: semua makhluk hidup. Disinilah peran jurnalismus, menjadi PR iptek, menjadi sarana komunikasi antara ilmu dan masyarakat!
sudah terkumpul, tahap berikutnnya meramu bahan-bahan menjadi tulisan yang menarik. Bagaimana memulai menulisnya? Terkadang tulisan mengalir, bila anda memposisikan diri anda pada pembaca: seorang professor, ibu rumah tangga, manajer, politikus, mahasiswa, atau apa saja. Pikirkan apa yang kira-kira apa yang diperlukan pembaca, pertanyaan apa yang akan mereka ajukan.
Sabtu, 08 Mei 2010
HAKIKAT KARYA ILMIAH
Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
1. Hakikat Karya Ilmiah
Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian.
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.
Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium , artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.
2. Ciri – cirri Karya Ilmiah
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang menjadi karakteristik utamanya, yaitu :
a. struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
b. komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
c. , sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
d. penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
3. Jenis – jenis Karya Ilmiah
Adapun jenis – jenis karya ilmiah, yaitu :
a. Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapanagn atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.
b. Tesis
Tesis adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.
c. Disertasi
Disertasi ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.
4. Sikap Ilmiah
Dalam penulisan karya ilmiah ada 7 sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah yang dimaksud adalah sebagai berikut :
a. Sikap ingin tahu. Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.
b. Sikap kritis. Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untuk dibanding-banding kelebihan-kekurangannya, kecocokan-tidaknya, kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.
c. Sikap terbuka. Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain, walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.
d.Sikap objektif. Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
e. Sikap rela menghargai karya orang lain. Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.
f. Sikap berani mempertahankan kebenaran. Sikap ini menampak pada ketegaran membela fakta dan hasil temuan lapangan atau pengembangan walapun bertentangan atau tidak sesuai dengan teori atau dalil yang ada.
g. Sikap menjangkau ke depan. Sikap ini dibuktikan dengan selalu ingin membuktikan hipotesis yang disusunnya demi pengembangan bidang ilmunya.
5. Kesalahan dalam penulisan Karya Ilmiah
Rata-rata kesalahan penulisan karya ilmiah yang menghambat penyelesaiannya adakan dikarenakan ‘tidak konsisten’ dalam penulisan. Bentuk ketidak konsisten itu menyangkut banyak hal, dapat berupa diksi, teknik mengutip, atau bahkan alur berpikir sendiri.
Berbagai kendala yang jumpai dalam proses penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut :
• salah mengerti audience atau pembaca tulisannya,
• salah dalam menyusun struktur pelaporan,
• salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat),
• salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan,
• penggunaan Bahasa Indonesia yang belum baik dan benar,
• tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri),
• tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah).
Bookmark and Share
1. Hakikat Karya Ilmiah
Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian.
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.
Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium , artikel jurnal, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.
2. Ciri – cirri Karya Ilmiah
Dalam karya ilmiah ada 4 aspek yang menjadi karakteristik utamanya, yaitu :
a. struktur sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
b. komponen dan substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
c. , sikap penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
d. penggunaan bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
3. Jenis – jenis Karya Ilmiah
Adapun jenis – jenis karya ilmiah, yaitu :
a. Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapanagn atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.
b. Tesis
Tesis adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.
c. Disertasi
Disertasi ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.
4. Sikap Ilmiah
Dalam penulisan karya ilmiah ada 7 sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah yang dimaksud adalah sebagai berikut :
a. Sikap ingin tahu. Sikap ingin tahu ini terlihat pada kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.
b. Sikap kritis. Sikap kritis ini terlihat pada kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya untuk dibanding-banding kelebihan-kekurangannya, kecocokan-tidaknya, kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.
c. Sikap terbuka. Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain, walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.
d.Sikap objektif. Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
e. Sikap rela menghargai karya orang lain. Sikap menghargai karya orang lain ini terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat orang lain.
f. Sikap berani mempertahankan kebenaran. Sikap ini menampak pada ketegaran membela fakta dan hasil temuan lapangan atau pengembangan walapun bertentangan atau tidak sesuai dengan teori atau dalil yang ada.
g. Sikap menjangkau ke depan. Sikap ini dibuktikan dengan selalu ingin membuktikan hipotesis yang disusunnya demi pengembangan bidang ilmunya.
5. Kesalahan dalam penulisan Karya Ilmiah
Rata-rata kesalahan penulisan karya ilmiah yang menghambat penyelesaiannya adakan dikarenakan ‘tidak konsisten’ dalam penulisan. Bentuk ketidak konsisten itu menyangkut banyak hal, dapat berupa diksi, teknik mengutip, atau bahkan alur berpikir sendiri.
Berbagai kendala yang jumpai dalam proses penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut :
• salah mengerti audience atau pembaca tulisannya,
• salah dalam menyusun struktur pelaporan,
• salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat),
• salah dalam menuliskan bagian Kesimpulan,
• penggunaan Bahasa Indonesia yang belum baik dan benar,
• tata cara penulisan “Daftar Pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri),
• tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah).
Bookmark and Share
Langganan:
Postingan (Atom)